FERTILIZER & MIKRONUTRIENS
AGROBLEN
AGROBLEN 10 - 26 - 10 + 3MgO
Agroblen 10 – 26 – 10 + 3MgO Analisia Terjamin :
| 10% | Jumlah Nitrogen (N) 2.1% Nitrogen Nitrat 7.9% Nitrogen Amonia |
| 26% | Fosfor Petaoksida (P205) 23.4% (P205) larut kedalam air |
| 10% | Kalium Oksida (K2O) Larut dalam air |
| 3% | Magnesium Oksida (MgO) |
AGROBLEN BASE
Agroblen Base
Analisia Terjamin :
Agroblen Base
17 – 8 – 9 + 3MgO
Agroblen Base
10 – 26 – 10 + 6CaO + 3MgO + 0.1B
AGROBLEN 9 - 20 - 8 +3MgO + 0.1B
Agroblen 9 – 20 – 8 +3MgO + 0.1B, 3-4M
Analisia Terjamin :
| 9% | Jumlah Nitrogen (N) 7.6% Nitrogen Nitrat 9.4% Nitrogen Amonia |
| 20% | Fosfor Petaoksida (P205) 6% (P205) larut kedalam air |
| 8% | Kalium Oksida (K2O) Larut dalam air |
| 3% | Magnesium Oksida (MgO) |
| 0.1% | Jumlah Boron |
AGROBLEN 10 - 7 - 22 +2MgO
Agroblen 10 – 7 – 22 +2MgO
Analisia Terjamin :
| 17% | Jumlah Nitrogen (N) 7.6% Nitrogen Nitrat 9.4% Nitrogen Amonia |
| 8% | Fosfor Petaoksida (P205) 6% (P205) larut kedalam air |
| 9% | Kalium Oksida (K2O) Larut dalam air |
| 3% | Magnesium Oksida (MgO) |
OSMOCOTE
Osmocote
Analisia Terjamin :
| |||||||
AGROCOTE
Agrocote
100% diselaputi dengan teknologi Poly-s Canggih
| |||||||||
AGRONOUS

AGRONOUS 20-6-12
Agronous 20 – 6 – 12
Analisia Terjamin :
| 20% | Jumlah Nitrogen (N) |
| 6% | Fosfor Petaoksida (P205) |
| 12% | Kalium Oksida (K2O) |
MAHKOTA

MAHKOTA NPK 12-12-17-2 + TE
Formulasi NPK 12-12-17-2 + TE dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tanaman, terutama di tahap pembibitan dan tanaman belum menghasilkan (TBM). Pupuk ini juga dapat digunakan pada tanaman menghasilkan (TM) dalam kondisi tanah yang memiliki kadar Nitrogen (N) dan Fosfor (P) rendah. Pupuk ini lebih cocok untuk digunakan di dataran rendah dan menyediakan keseimbangan unsur hara dengan tambahan unsur mikro penting.

MAHKOTA NPK 12-6-22-3 + TE
Formulasi NPK 12-6-22-3 + TE (Trace Elements) dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kelapa sawit di berbagai lokasi kebun. Pupuk ini memberikan keseimbangan unsur hara yang diperlukan kelapa sawit untuk pertumbuhan optimal. Di kebun kelapa sawit, pupuk ini sering digunakan sebagai pupuk utama, meskipun tambahan pupuk fosfat (seperti Rock Phosphate) mungkin masih diperlukan untuk memastikan semua kebutuhan fosfor terpenuhi.

MAHKOTA NPK 15-15-6-4
NPK 15-15-6-4 adalah pupuk majemuk yang dirancang khusus untuk tanaman perkebunan, dengan sistem gradual release (keluar secara bertahap) yang ideal untuk penggunaan pada nursery dan pembibitan. Pemeliharaan bibit yang optimal sangat penting untuk memastikan pertumbuhan yang baik dan produktivitas tanaman saat ditanam di lapangan. Kultur teknis utama selama pembibitan adalah pemupukan yang tepat.

MAHKOTA NPK 13-6-27-4 + 0.65 B
NPK 13-6-27-4 + 0.65 B adalah pupuk gradual release yang dirancang khusus untuk tanaman perkebunan pada fase tanaman menghasilkan (TM). Formulasi ini memiliki kandungan Kalium (K2O) yang tinggi, sangat bermanfaat untuk fase generatif tanaman. Penambahan Boron (B) membantu dalam proses pembentukan bunga dan buah.

MAHKOTA NPK 13-8-27-4 + 0.5B
Formulasi NPK 13-8-27-4 + 0.5 B dirancang untuk digunakan pada lahan marjinal dengan kandungan P dan K yang rendah. Pupuk ini sangat cocok untuk tanaman menghasilkan (TM) karena kandungan Kalium (K2O) yang tinggi dan penambahan Boron (B) yang bermanfaat untuk pembentukan bunga dan buah. Ideal untuk lahan gambut, dengan kemungkinan penambahan unsur tembaga (Cu) dan seng (Zn) untuk meningkatkan efektivitas, serta pupuk P tambahan untuk tanaman pangan jika diperlukan.

MAHKOTA NPK Granular 15-15-15
Pupuk NPK grade ini mengandung unsur hara N-P-K sama porsinya yang esensial untuk pertumbuhan vegetatif (pembentukan daun & batang) dan generatif (pembentukan bunga & buah)

MAHKOTA Triple Super Phospate (TSP)
Pupuk TSP (Triple Super Phosphate) adalah salah satu pupuk sumber hara fosfor pertama yang memiliki hasil analisa kandungan fosfor yang cukup tinggi dan telah digunakan secara luas oleh masyarakat. Secara teknis, pupuk ini dikenal sebagai calcium dihydrogen phosphate atau monocalcium phosphate dengan rumus kimia [Ca(H2PO4)2 .H2O]. Meskipun TSP merupakan sumber fosfor yang sangat baik, penggunaannya dapat disubstitusi dengan varian pupuk fosfor lainnya, seperti Rock Phosphate, SP36, DAP, dan lainnya.
Rumus Kimia : Ca (H2PO4), H2O
Kandungan : 45 % P2O5 (0-45-0)
15 % Ca
Larut dalam air : Secara Umum >90%
Keasaman Larutan : 1-3

MAHKOTA Kieserite
Kieserite, atau dikenal juga sebagai Magnesium Sulfat (MgSO4·H2O), adalah salah satu sumber terbaik untuk menyediakan unsur hara magnesium dan belerang bagi tanaman. Pupuk ini sangat populer dalam pertanian hortikultur karena kompatibilitasnya dengan hampir semua jenis tanaman dan kondisi tanah, terlepas dari tingkat keasaman tanah. Kieserite merupakan pupuk yang cepat terurai dan bereaksi, sehingga menjadi pilihan tepat ketika tanaman membutuhkan suplai magnesium dengan segera.

MAHKOTA Borat
Mahkota Borate adalah pupuk mikro nutrien yang mengandung boron, elemen esensial bagi pertumbuhan tanaman. Diproduksi di Amerika, pupuk ini dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk aplikasi pemupukan. Meskipun boron sering kali sudah tersedia sebagai trace element dalam pupuk NPK, ada tanaman tertentu dan wilayah spesifik yang memerlukan tambahan boron.
Other

Pupuk Gypblend
Pupuk Gypblend adalah pupuk organik mineral berbentuk gypsum alami kaya kalsium sulfat, berfungsi sebagai pembenah tanah, menjernihkan air tambak, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan drainase, serta menyediakan kalsium dan sulfur untuk nutrisi tanaman dan udang, membantu pembentukan kulit lebih tebal pada udang dan mencegah penyakit tanaman seperti busuk buah.
- Kalsium (Ca) & Sulfur (S): Nutrisi penting untuk pertumbuhan tanaman dan udang.
- Kalsium Aktif: Sangat penting untuk udang saat ganti kulit, membuat kulit lebih tebal.

Pupuk Starsil
pupuk Silika berbentuk granul dengan kandungan utama Silika terlarut (Soluble Silicon) sebesar 26%, berasal dari sumber alami silika amorf, serta mengandung unsur sekunder seperti Kalsium (Ca) 1.4%, Magnesium (Mg) 1.1%, dan Besi (Fe) 1.3%. Kandungan ini memperkuat dinding sel tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap hama & penyakit, serta memperbaiki struktur tanah dan ketersediaan fosfor.
Silika (SiO2) terlarut: 26% (sumber utama, dapat dikonversi jadi Silikon untuk tanaman).
Kalsium (Ca): 1.4%.
Magnesium (Mg): 1.1%.
Besi (Fe): 1.3%.
PT AGRITAMA MULTI SARANA
© 2020 Designed by PT Agritama Multi Sarana